Senin, 06 November 2017

PERANGKAT-PERANGKAT JARINGAN NIRKABEL

Hasil gambar untuk wireless

Perangkat Wireless

1. Access Point

Access Point merupakan alat terpenting dalam membangun jaringan wireless maupun jaringan Hotspot. Pada dasarnya access point merupakan hub untuk wirelass dan bridge untuk jaringan LAN UTP, oleh karena itu, biasanya pada access point terdapat port untuk konektor RJ-45.

2. WLAN

Wireless adapter di pakai oleh computer client untuk menerima dan mentransmisikan sinyal wireless adapter mempunyai prinsip kerja yang hampir sama dengan sebuah access point, tapi lebih sederhana.

Berdasarkan penggunaannya secara umum wireless adapter di bedakan menjadi 2 macam,yaitu:
  1. Wireless adapter untuk PC
  2. Wireless adapter untuk Laptop

3. Antena Eksternal

Antenna eksternal adalah alat ntuk menambah jarak jangkauan pancaran wireless LAN, kita membutuhkan sebuah antena eksternal yang di letakkan pada luar gedung. Hal tersebut di maksudkan agar pancaran sinyal yang diterima oleh wireless LAN tersebut dapat mencapai jarak yang jauh, biasanya jarak yang di capai oleh antena eksternal dapat mencapai 5-10 km.

4. Bluetooth

Bluetooth adalah suatu teknologi komunikasi wireless yang memanfaatkan frekuensi radio ISM 2.4 GHz untuk menghubungkan perangkat genggam secara terpisah (handphone, PDA, computer, printer, dan lain-lain) dengan jangkauan yang relatif pendek. Perangkat-perangkat genggam yang terpisah tersebut dapat saling bertukar informasi atau data dengan menggunakan Bluetooth.

Minggu, 05 November 2017

Troubleshooting pada Transport Layer

Hasil gambar untuk masalah pada transport layer
Permasalahan lapisan transport

    Masalah jaringan dapat timbul dari transportasi lapisan masalah pada router, terutama di tepi jaringan mana lalu lintas diperiksa dan dimodifikasi. Dua teknologi lapisan umumnya dilaksanakan transportasi adalah akses daftar kontrol (ACL) dan Network Address Translation (NAT), seperti yang ditunjukkan dalam Masalah yang paling umum dengan ACLs disebabkan oleh konfigurasi pantas, seperti ditunjukkan pada gambar 2. Masalah dengan ACLs dapat menyebabkan jika tidak bekerja sistem gagal.

Ada beberapa daerah yang mana misconfigurations sering terjadi:

  •     Pilihan arus lalu lintas – misconfiguration router yang paling umum adalah menerapkan ACL untuk lalu lintas yang salah. Lalu lintas didefinisikan oleh kedua antarmuka router melalui yang lalu lintas adalah bepergian dan arah di mana lalu lintas ini bepergian. Sebuah ACL harus diterapkan ke antarmuka yang benar, dan ke arah lalu lintas benar harus dipilih untuk berfungsi dengan baik.
  • ·  Perintah akses kontrol entri – entri di ACL harus dari spesifik untuk umum. Meskipun ACL mungkin memiliki entri khusus mengizinkan arus lalu-lintas tertentu, paket pernah cocok entri jika mereka ditolak oleh lain entri sebelumnya dalam daftar. Jika router menjalankan ACLs dan NAT, urutan di mana setiap teknologi ini diterapkan untuk arus lalu lintas penting. Lalu lintas masuk diproses oleh inbound ACL sebelum diproses oleh lalu lintas NAT. Outbound luar di-dalam diproses oleh ACL keluar setelah diproses oleh dalam di-luar NAT. (1127, 2016).

Protokol pengguna datagram (UDP)

     UDP adalah kependekan dari User Datagram Protocol metupakan bagian dari internet protocol. Dengan UDP, aplikasi komputer dapat mengirimkan pesan kepada komputer lain dalam jaringan lain tanpa melakukan komunikasi awal.

     UDP melakukan komunikasi secara sederhana dengan mekanisme yang sangat minimal. Ada proses checksum untuk menjaga integritas data. UDP digunakan untuk komunikasi yang sederhana seperti query DNS (Domain Name System),  NTP (Network Time Protocol)  DHCP (Dinamic Host Configuration Protocol), dan RIP   (Routing Information Protocol). (Articles, 2010)

Transport protokol kontrol (TCP)

    TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standarkomunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). 

    Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. (weblog, 2015)

Header TCP

        Pengertian IP header adalah informasi dimana IP protocol menambahkan di depan transport klien layer X untuk membuat IP paket. Header ini panjangnya 20 byte dan mencakup source dan destination IP address.


Cukup sekian postingan saya tentang TS pada Transport Layer....

SEMOGA BERMANFAAT :)

Selasa, 31 Oktober 2017

Trobleshooting Network Layer

Assalamualaikum

Kali ini saya akan memposting Trobleshooting tentang Network Layer...

Hasil gambar untuk network layer

1. PENGERTIAN
Lapisan jaringan atau Network layer adalah lapisan ketiga dari bawah dalam model referensi jaringan OSI. Lapisan ini bertanggung jawab untuk melakukan beberapa fungsi berikut: Pengalamatan logis dan melakukan pemetaan (routing) terhadap paket-paket melalui jaringan.

2. LAPISAN - LAPISAN PROTOKOL
Internet Layer(Network layer pada model OSI)


Pada lapisan ini TCP/IP mendukung IP dan didukung oleh protokol-protokol lainnya, yakni sebagai berikut:


• IP (Internetworking Protocol) merupakan sebuah mekanisme transmisi yang digunakan oleh TCP/IP. IP disebut juga unreliable dan connectionless datagram protocol-a best effort delivery service. IP mentransportasikan data dalam paket-paket yang disebut datagram.


• ARP (Address Resolution Protocol) merupakan protokol yang digunakan untuk menyesuaikan/mengetahui alamat IP berdasarkan alamat fisik(Physical Address) dari sebuah komputer.


• RARP (Reverse Address Resolution Protocol) merupakan kebalikan dari ARP(Address Resolution Protokol) yakni mengetahui physical address melalui alamat IP.


• ICMP (Internet Control Message Protocol) merupakan sebuah mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host dan gateway untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah kepada host pengirim.


• IGMP (Internet Group Message Protocol)


• digunakan untuk memfasilitasi transmisi message yang simultan kepada kelompok/group penerima.



Masalah yang terjadi di Network Layer

Pada Layer 3, teknisi perlu menyelidiki pengalamatan logis digunakan dalam jaringan, seperti skema alamat IP.  Jika  jaringan  menggunakan  alamat  IP,  teknisi  memverifikasi  bahwa perangkat  tersebut  memiliki pengaturan yang tepat, seperti:

  • Alamat IP dalam jaringan yang ditetapkan
  • Correct subnet mask
  • Default gateway yang benar
  • Pengaturan lain yang diperlukan, seperti DHCP atau DNS
  • Pada Layer 3, beberapa utilitas dapat membantu dengan proses pemecahan masalah. 
Tiga command  line yang paling umum adalah :

  • ipconfig – Menunjukkan pengaturan IP pada komputer
  • ping – Tes konektivitas jaringan dasar
  • Tracert – Melihat jalur routing antara sumber dan tujuan tersedia


Kebanyakan masalah  jaringan  biasanya  dapat  diatasi  dengan menggunakan  ini  Layer  1,  2,  dan  3  teknik Troubleshooting.

Untuk mengatasi Request Time Out kita juga harus dapat mengidentifikasi terlebih dahulu penyebab atau masalah sehingga menyebabkan Request Time Out. Berikut adalah Penyebab dan Cara mengatasi Request Time Out pada jaringan komputer:

1. Tidak ada koneksi internet untuk dapat mengakses server yang dituju
 
Coba cek koneksi internet yang anda gunakan. Pemberian alamat IP, subnetmask, gateway ataupun yang lainnya.

2. Kabel jaringan tidak terhubung dengan komputer yang dituju
 
Coba lakukan pengecekan pada kabel jaringan dengan melihat lampu indikator pada LAN Card atau lampu indikator pada SWITCH. Untuk cara terbaik bisa menggunakan LAN Tester untuk mengetahui koneksi dari kabel tersebut.

3. IP address yang dituju sedang tidak aktif
 
IP Address menjadi bagian yang sangat penting dalam jaringan komputer, jika IP addres tidak sesuai dengan network yang digunakan maka tidak akan ada koneksi pada jaringan tersebut. Untuk itu pastikan terlebih dahulu komputer yang memiliki IP Address tersebut dalam kondisi menyala dan aktif

4. Ada permasalahan pada switch / switch mengalami kerusakan
 
Kerusakan pada switch akan menyebabkan terganggunya jaringan komputer. Untuk mengecek kondisi switch kita bisa melihat lampu indikator pada switch

5. Port pada Komputer tersebut telah ditutup
 
Periksa port pada Network atau pastikan proxy tidak dalam kondisi aktif

6. Pengrimpingan kabel tidak sempurna / saling krimping kabel
 
Jika pengimpingan kabel tidak sempurna, maka akan menjadi masalah pada jaringan komputer. Untuk itu periksa kembali kabel dengan menggunakan LAN tester.

7. Lan Card mengalami masalah
 
LAN Card menjadi pintu utama masuknya jaringan pada komputer, LAN Card yang bermasalah biasanya ditandai dengan tidak menyalanya lampu indikator pada LAN Card. Akan tetapi jika driver LAN Card belum terinstall maka LAN Card juga tidak dapat digunakan. Untuk itu pastikan dulu kondisi LAN Card dan periksa driver LAN Card tersebut.


Destination unreachable, terjadi jika host, jaringan, port atau protokol
tertentu tidak dapat dijangkau. Komunikasi di jaringan tergantung dari beberapa kondisi yang ditemui.

Jika anda menemui pesan "Destination Host Unreachable" saat melakukan tes koneksi via Command Prompt pada komputer Windows anda ,maka ada 3 masalah yang harus di perbaiki :
  •     Kabel jaringan, LAN Card atau Wireless USB kemungkinan tidak terhubung ke PC atau perangkatnya rusak.
  •     HUB/SWITCH tidak di nyalakan atau rusak.
  •     Status "Local Area Connection" masih "Disable" pada Network Connection di Control Panel.

Sekian postingan dari saya tentang Troubleshooting Network Layer....

SEMOGA BERMANFAAT :)

Rabu, 25 Oktober 2017

Konfigurasi Samba Server


Hasil gambar untuk samba server

Assalamualaikum Gan :)

Oke, kali ini saya akan memposting tutorial Konfigurasi Samba....

Pertama-tama Siapkan CD Debian GNU/Linux 7.0

Bisa di Download Di http://cdimage.debian.org/debian-cd/

Setelah download , Install Debian 7.0

Baik langsung saja ke Konfigurasi :

1.  Install Samba

     apt-get install samba


2.  Buat terlebih dahulu folder sharing samba di Home

     mkdir /home/sharingsamba


3.  Lalu Ubah Permission pada Folder tsb.

     chmod 777 /home/sharingsamba


4.  Setelah itu konfigurasi samba.

     nano /etc/samba/smb.conf

akan muncul konfigurasinya dan kita tambahkan beberapa konfigurasi di paling bawah :

     [sharingsamba]                                  #nama folder
     path = /home/sharingsamba             #direktory folder
     browseable = yes                                #access user
     writeable = yes                                   #bisa diedit
     guest ok = no                                      #guest
     read only = no                                    #hanya bisa di baca saja tidak bisa diedit

kemudian save :

    Ctrl + x


Buat User baru :

    useradd sharingsamba


Lalu buat password di user tsb khusus sharing samba :

    smbpasswd -a sharingsamba


Lalu Restart samba :

    /etc/init.d/samba restart


Setelah itu kita cek di windows :

Pertama tekan Ctrl + R untuk menjalankan program di Run

Ketik IP dari Debian tsb.

contoh : \\192.168.56.3

Klik Enter....

Setelah itu akan muncul Folder dari Server yang kita Buat tadi.

Selesai.....


Oke Cukup Sekian postingan tentang Konfigurasi Samba Server.

Semoga Bermanfaat :)

Senin, 23 Oktober 2017

Troubleshooting Layer Data Link






Data Link

Adalah lapisan kedua dari OSI 7 Layer. Layer ini adalah protocol layer yang mentansfer data antara node jaringan yang berdekatan di wide area network (WAN) atau antar node pada segmen jaringan area lokal yang sama. mempunyai saranan untuk mendeteksi dan mungkinbisa memperbaiki kesalahan yang terjadi di physical layer.

Data link layer memiliki 2 sub, yaitu :

  • LLC ( Logical link control ) yang bertugas untuk memeriksa kesalahan dan menangani transmisi frame.
  • MAC ( Medium Access Control ) yang bertugas untuk mengambil dan melepaskan data dari dank e kabel, menentuikan protokol untuk akses ke kabel yang di share dalam jaringan. 


Perangkat Data Link

  • Switch
Switch merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual berada pada layer 2 (Datalink Layer). Maksudnya, switch pada saat pengirimkan data mengikuti MAC address pada NIC (Network Interface Card) sehingga switch mengetahui kepada siapa paket ini akan diterima

  • Bridge jaringan 
Bridge jaringan adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan


Troubleshooting
Data link layer memiliki beberapa fungsi spesifik. Fungsi-fungsi ini meliputi penyediaan interface layanan-layanan baik bagi network layer, penentuan cara pengelompokan bit dari physical layer ke dalam frame, hal-hal yang berkaitan dengan error transmisi, dan pengaturan aliran frame sehingga receiver yang lambat tidak akan terbanjiri oleh pengirim yang cepat.

1. Terjadinya noise pada saluran yang dapat merusak frame
2. Kelancaran proses pengiriman data dari pengirim yang cepat ke penerima yang lambat


Dalam model Open System Interconnection (OSI), lapisan data link berada tepat di atas lapisan fisik. Pada layer ini kalian harus memeriksa bagian ini :

  • link status : Sebagian besar sistem operasi menyediakan beberapa jenis tools untuk memeriksa link  status. Microsoft Windows selalu memberi tahu saat terkoneksi dan disconnect LAN Card. pastikan Lan Card diaktifkan di sistem operasi
  • Check the status lights : sebagian besar kartu jaringan memiliki satu atau dua lampu. Lampu ini juga akan mengidentifikasi link status dan kecepatan, serta aktivitas over the link
  • Address Resolution Protocol (ARP) : ARP adalah command line yang akan menampilkan MAC dari semua perangkat yang baru saja berkomunikasi, bisa salah satu MAC Address komputer lain terdeteksi. maka data link bekerja dengan benar.
Ada dua pendekatan untuk deteksi kesalahan : 
1. Forward Error Control 
Dimana  setiap  karakter  yang  ditransmisikan  atau  frame  berisi  informasi  tambahan (redundant)  sehingga  bila  penerima  tidak  hanya  dapat  mendeteksi  dimana  error terjadi, tetapi juga menjelaskan dimana aliran bit yang diterima error.
 
2. Feedback (backward) Error Control
 
Dimana  setiap  karakter  atau  frame  memilki  informasi  yang  cukup  untuk memperbolehkan  penerima  mendeteksi  bila  menemukan  kesalahan  tetapi  tidak lokasinya.  Sebuah  transmisi  kontro  digunakan  untuk  meminta  pengiriman  ulang, menyalin informasi yang dikirimkan.
 
Feedback error control dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :
 
1. Teknik yang digunakan untuk deteksi kesalahan
2. Kontrol algoritma yang telah disediakan untuk mengontrol transmisi ulang. (Mahmudi, 2015) 

Penanganan Kesalahan Transmisi

Dalam usaha menghindari gangguan dapat dilakukan dengan menggunakan tiga cara:

1. Metode Echo

Dimana pengguna komputer dapat melihat proses pertukaran data tersebut melalui layar monitor, dengan tampilnya semua data yang dikirim dan diterima pada layar monitor maka kesalahan dapat segera diketahui.

2. Metode Paritas

Merupakan metode yang menggunakan bit paritas, yaitu bit tambahan (bias 0 atau 1) yang digunakan untuk mendeteksi kesalahan saat sejumlah data dikirimkan atau diterima.

3. Metode Frame Check

Pada metode ini, data yang dikirim akan diperiksa berdasarkan frame-nya, artinya suatu data atau karakter yang dikirim akan diperiksa diantara kedua bit pembentuk frame tersebut. 


TOPOLOGI JARINGAN NIRKABEL

KLASIFIKASI TOPOLOGI JARINGAN NIRKABEL
1. Topologi Ad-Hoc
Ad-Hoc merupakan mode jaringan nirkabel LAN yang sangat sederhana, karena
pada ad-hoc ini tidak memerlukan access point untuk host dapat saling
berinteraksi. Setiap host cukup memiliki transmitter dan reciever wireless untuk
berkomunikasi secara langsung satu sama lain.
2. Topologi Infrastruktur
Pada topologi infrastrukturaccess point berfungsi untuk
melayani komunikasi utama pada jaringan nirkabel. Access point
mentransmisikan data pada PC dengan jangkauan tertentu pada suatu
daerah.Penambahan dan pengaturan letak access point dapat memperluas
jangkauan dari WLAN.
HAL YANG DIPERHITUNGKAN DALAM MEMBANGUN JARINGAN NIRKABEL
1.Seberapa besar jaringan akan dibangun. Dalam hal ini, adalah melihat kebutuhan akan jaringan yang akan dibangun nantinya. Jangan sampai pembangunan memakan biaya yang besar, sementara penggunaannya hanya terbatas untuk beberapa client saja.
2.Sistem keamanan. Sistem keamanan ini penting dalam sebuah jaringan . Sebab ini merupakan sebuah jaringan yang rentan terhadap serangan dari luar karena komunikasinya menggunakan sinyal radio/gelombang yang bisa ditangkap oleh client ‘x’ pada area-area tertentu. Sistem keamanan ini penting karena jalur komunikasi data bisa saja berisi data-data rahasia dan penting, sehingga orang tidak bisa masuk kecuali melalui ijin akses yang telah distandarkan.
3.Koneksi yang akan dikembangkan. Meskipun secara umum, akses point mampu menampung hingga ratusan klien dibawahnya, akan tetapi secara prosedur, para vendor penyedia piranti akses point merekomendasikan belasan hingga 40-an client yang boleh terhubung dalam sebuah layanan tsb. Hal ini berpengaruh pada tingkat kecepatan dan pembagian hak akses pada jaringan yang tersedia.
JARAK JANGKAUAN JARINGAN NIRKABEL
1.Nirkabel  WPAN ( Wireless Personal Area Network )
Adalah jaringan wireles dengan jangkauan area kecil.
Contoh: Bluetooth, Infrared, Zigbee
2.Nirkabel  WLAN ( Wireless Local Area Network )
Atau yang kita kenal saat ini adalah WIFI ini memiliki  jangkauan  lebih baik dibanding dengan WPAN.
3.Nirkabel  WMAN ( Wireless Metropolitan Area Network )
Adalah jaringan wireless yang menghubungkan antar beberapa WLAN.
Contoh: WiMAX
4.WWAN ( Wireless Wide Area Network )
Jaringan wireless yang umumnya menjangkau area luas.
5.Cellular Network
Atau Mobile Network adalah jaringan radio terdistribusi yang melayani media komunikasi perangkat mobile seperti : Handphone, Pager, dll
Contoh : GSM , PCS, D-AMPS
HAL YANG MEMPENGARUHI JARAK JANGKAUAN JARINGAN NIRKABEL
1. LOS (Line of Sight)
LOS merupakan sebuah kondisi dimana pada area yang berupa garis lurus antara pemancar sinyal dan penerima tidak terhalang oleh benda atau sesuatu apapun. Kesempatan mendapat sinyal yang kuat bisa kita dapat jika penghalang atara kedua perangkat masih berukuran kecil, bahkan tidak ada sama sekali (ini lebih baik). Jenis material yang menghalangi juga sangat menentukan.
2.Jarak
Tentu hal ini sudah sangat jelas sekali. Jarak antara pemancar sinyal wi-fi dan penerima sangat akan menentukan kualitasnya. Semakin dekat maka akan semakin kuat, dan sebaliknya jika antara kedua perangkat (Wi-fi access point dan Wi-fi client) berada pada jarak yang berjauhan maka sinyal akan semakin lemah.
3. Kekuatan sinyal pemancar
Dari sisi pemancar juga perlu diperhatikan. Karena besarnya daya pancar yang dihasilkan dari antenna akan sangat berpengaruh pada sisi penerimanya. Sejatinya kekuatan sinyal akan semakin berkurang ketika sampai pada penerimanya. Faktor interferensi dan jarak adalah penyebab utamanya. Jadi, semakin kuat sinyal yang dipancarkan oleh sebuah access point, maka akan semakin besar sinyal yang diterima oleh penerima (wi-fi client).

Senin, 16 Oktober 2017

Cara Melakukan Konfigurasi Email pada Outlook

Oke gan saya sekarang akan memposting cara Konfigurasi Email OUTLOOK 2016 dari pengalaman saya.

Hasil gambar untuk konfigurasi outlook 2016

Outlook dapat digunakan untuk menerima E-mail , Misalnya ketika E-mail server ke client di batasi dengan Kuota/Limit , Maka Outlook bisa menjadi solusi permasalahan penyimpanan E-mail yang cukup besar.

Baik langsung saja Tutorialnya :)

1. Buka Aplikasi Outlook Anda...
2. Akan Muncul Tampilan Dibawah ini NEXT saja..


3. Lalu Pilih Manual Setup....


4. Lalu pilih POP or IMAP karena kita akan mengaksesnya dari Akun client....


5. Setelah Itu isi data-data seperti dibawah ini....


6. Kemudian Klik More Setting.... Disini kita centang (SSL) atau portnya menjadi 993 , SMTP nya menjadi 25 , lalu ubah type connection menjadi AUTO , kemudian centang bagian Delivery seperti dibawah ini, Klik OK....


7. Setelah itu Test Account


Jika Berhasil Klik NEXT...

SELESAI.......

Cukup sekian Cara konfigurasi EMAIL OUTLOOK yang saya Ketahui..

Semoga Bermanfaat :)